Alokasikan Duit Miliaran untuk Pengembangan Wisata

Senin,23 Mei 2022 12:37WIB

Wisata Alam Gunung Embun ( Boga) di Desa Luan,  Kecamatan Muara Samu, Kabupaten Paser
Wisata Alam Gunung Embun ( Boga) di Desa Luan, Kecamatan Muara Samu, Kabupaten Paser

SIMPUL.MEDIA, Paser – Pengembangan destinasi wisata salah satu menjadi terget Pemkab Paser. Mulai penataan dan penambahan fasilitas bakal dilakukan, salah satunya di Gunung Embun. Beberapa yang akan dibangun seperti gazebo, stan kuliner atau UMKM, spot swafoto dan pos penjagaan. Diharapkan pekan depan sudah proses lelang.

“Sehingga sekitar Juli sudah mulai pelaksanaan pengerjaan,” kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser, Muksin, Senin (23/5/2022).

Penambahan fasilitas di Gunung Embun dialokasikan dana senilai Rp2,4 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2022. Ditargetkan pengerjaannya rampung sebelum hari jadi Kabupaten Paser 29 Desember.

“Karena rencananya kami akan menggelar paralayang di Gunung Embun,” sambungnya.

Sekadar informasi, Saing Boga yang lebih populer dengan nama Gunung Boga atau Gunung Embun, menawarkan pemandangan dengan latar belakang Gunung Sampi yang diselimuti hamparan awan. Diinformasikan kawasan seluas 10 hektar tersebut sudah sepenuhnya milik pemerintah Kabupaten Paser setelah Hak Guna Usaha (HGU) milik perusahaan perkebunan dilepaskan pada 2021 lalu.

Tak hanya area Gunung Embun yang akan diperindah. Namun juga kawasan wisata religi dan budaya Museum Sadurengas di Kecamatan Pasir Belengkong. Pada 2022 ini masih membuat perencanaannya. Selain melalui APBD Kabupaten, Muksin juga berharap bantuan dari Pemprov Kaltim dan pemerintah pusat.

Masih 2022 ini juga membuat perencanaan untuk pengembang wisata budaya dan religi dikawasan Pasir Belengkong, Museum Sadurengas. Ia optimis pelaksanaannya dapat berjalan pada 2023 mendatang.

“Pelaksanaannya tahun depan. Ada pembangunan untuk menunjang keberadaan kawasan wisata religi dan budaya. Seperti akses jalan, gerbang sebagai identitas bahwa kawasan ini sebagai kawasan religi dan wisata budaya,” jelasnya.

Diinformasikan di Museum Sadurengas terdapat berbagai peninggalan bersejarah Kerajaan Sadurengas sejak awal mula berdiri tahun 1516 Masehi. Mulai dari benda pusaka, alat musik tradisional, tempat tidur raja.

Sekadar informasi, area Museum Sadurengas berdiri masjid tertua di Kabupaten Paser peninggalan Kerajaan Sadurengas, yakni Masjid Jami Nurul Ibadah didirikan 1851 silam. Pembangunan di zaman kekuasaan Sultan Ibrahim Khaliluddin. (ir)

BERITA TERKINI

REKOMENDASI