Bupati Paser Monitoring dan Evaluasi Kinerja DPUTR, Alat Berat Usang Diusulkan Lelang

Rabu,22 Juni 2022 05:20WIB

bupati paser_kinerja DPUTR

SIMPUL.MEDIA, Paser – Puluhan unit alat berat usang berbagai jenis yang dikuasai oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser dibawah naungan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Paser, direncanakan Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli untuk segera dilelang.

Rencana itu disampaikan saat ia meninjau Kantor UPTD Peralatan dan Pengelolaan Alat Berat DPUTR Kabupaten Paser, di Jalan Kapten Pierre Tendean, Desa Tapis, Kecamatan Tanah Grogot, Rabu (22/6/2022).

Puluhan alat berat usang berbagai jenis itu diantaranya Excavator, Motor Grader, Bulldozer hingga Truk yang memang tidak tersentuh perbaikan akibat usia kendaraan. Dengan begitu, Fahmi meminta agar unit-unit tersebut dilakukan pendataan.

“Kami minta untuk di periksa lagi data yang ada, mana barang yang kami miliki mana yang dikuasai sekaligus sumber barangnya. Kalau memang bisa, aset besi tua ini nanti kita lelang saja,” kata Fahmi.

Fahmi menerangkan, tujuan dilakukan peninjauan ke UPTD Peralatan dan Pengelolaan Alat Berat DPUTR Kabupaten Paser itu, guna monitoring dan evaluasi kinerja OPD dilingkungan Pemkab Paser.

Selain merencanakan pelelangan aset besi tua, ia juga merencanakan untuk dilakukan pembenahan serta peremajaan di Kantor UPTD Peralatan dan Pengelolaan Alat Berat DPUTR Kabupaten Paser, guna mendongkrak kinerja OPD.

“Infrastruktur jalan dan jembatan sangat dibutuhkan masyarakat. Sehingga perlu dukungan alat yang sangat diperlukan dalam penanganan, sehingga kita rencanakan peremajaan,” tambahnya.

Lantaran tidak semua aset tersebut dimiliki Pemkab Paser, sehingga ia meminta BKAD Kabupaten Paser untuk berkonsultasi ke BPK Pronvisi Kaltim juga Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Hal ini mengingat ada pula bantuan dari pihak luar.

“Agar sesuai aturan, secepatnya kami arahkan untuk konsultasi. Kalau memang alat berat ini bisa kita lelang, hasilnya nanti untuk peremajaan alat mendukung kerja workshop,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BKAD Kabupaten Paser, Nur Asni menyatakan, akan menindaklanjuti arahan Bupati Paser untuk segera dilakukan pendataan dan penelusiran sumber barang yang selanjutnya dilakukan penilaian.

“Nanti jika sudah ada nilai, baru bisa kita ajukan lelang, dan barang yang dilelang merupakan aset bergerak yang sudah rusak berat,” jelas Nur Asni.

Untuk diketahui, dalam kunjungan orang nomor 1 di Kabupaten Paser itu juga didampingi Asisten Administrasi Umum Setda Paser Murhariyanto, Sekretaris PUPR Kabupaten Paser, Indarto dan Kabid Bina Marga DPUTR Kabupaten Paser, Tri Evi Herawati. (ng)

BERITA TERKINI

REKOMENDASI