Fix! Popda Kaltim Dihelat Oktober

Jumat,23 September 2022 02:25WIB

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser, Muksin
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser, Muksin

SIMPUL.MEDIA, Paser – Perhelatan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) ke XVI Kaltim dipastikan terlaksana pada Oktober mendatang. Kabupaten Paser tetap bertindak selaku tuan rumah.

“Popda pasti digelar pada 22 sampai 28 Oktober,” kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser, Muksin, Jumat (23/9/2022).

Hanya saja dari 20 cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan, terdapat 1 cabor yang dimainkan di luar Kabupaten Paser, yakni senam. Rencananya bakal dilaksanakan di Gedung Senam Palaran Kota Samarinda.

“Untuk senam tak bisa dilaksanakan di Paser. Pertimbangannya, karena peralatan yang ada berpotensi mengalami kerusakan jika dibawa ke sini (Paser). Sehingga diputuskan dilaksanakan di Samarinda,” sebut mantan kepala Bappedalitbang Kabupaten Paser.

Perhelatan dapat terlaksana tentu perlu sokongan dana. Menyikapi hal ini, Muksin menuturkan saat ini telah ada dukungan anggaran sebesar Rp 5 miliar dari Pemprov Kaltim.

Anggaran Rp 5 miliar bakal diperuntukkan pada perlengkapan olahraga. Dikarenakan masih ada cabang olahraga yang masih membutuhkan perlengkapan dan peralatan olahraga. Namun kekurangan tak semuanya dibeli, ada juga menyewa karena menyesuaikan ketersedian anggaran. Termasuk juga sewa hotel atau penginapan.

“Anggaran itu sudah masuk. Sekarang ini dalam proses pengadaan,” ucap Muksin.

Diinformasikan kucuran dana itu juga untuk membiayai honor wasit. Kemudian juga untuk pengadaan kostum bagi panitia yang terlibat di dalam pelaksanaan. Sedangkan Pemkab Paser juga mengalokasikan dana Rp 2 miliar. Di antaranya diperuntukkan konsumsi atlet, medali dan sovenir.

“Sudah proses pengadaan semua. DiPerkirakan awal Oktober telah rampung,” jelas dia.

Penginapan dari masing-masing kontingen daerah ditanggung panitia. Namun terbatas. Seperti hanya 17 kamar yang disiapkan untuk kontingen tiap kabupaten/kota peserta. Dirinya menyebut hotel atau penginapan di Kabupaten Paser cukup untuk digunakan. 

“Kita tanggung 17 kamar per kontingen. Kalau lebih dari yang kami fasilitasi maka harus menyewa sendiri,” pungkasnya. (ir)

BERITA TERKINI

REKOMENDASI