Menilik Usaha Keripik Ubi Rambat, Produk Olahan Warga Desa Mendik Makmur

Selasa,22 November 2022 07:11WIB

Varian rasa greentea dan cokelat
Varian rasa greentea dan cokelat

SIMPUL.MEDIA, Paser – Industri keripik ubi rambat di Desa Mendik Makmur, Kecamatan Longkali sudah berjalan sejak tahun 2019, usaha itu dirintiskan Ferin Damayanti bekerjasama dengan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) program pembinaan PKK Pemerintahan Desa.

Dalam industri pekerjaannya ia lakukan melalui Kelompok kerja (Pokja) Desa, yang dipadukan dengan produk prioritas UP2K berbahan utama ubi, yang dibuat menjadi berbagai macam olahan seperti carang mas, keripik ubi, serundeng ubi, kue cempit, dan tepung ubi.

Keripik ubi rambat menjadi produk olahan yang dipasarkan Ferin Damayanti. Selain dipasarkan dilingkup desa, juga sudah menembus daerah lain, dikarenakan sudah bisa ditemukan begitu mudah bagi peminatnya, dijual secara online.

“Sistem pemasarannya manual dan online dan bekerja sama dengan UP2K desa Mendik Makmur,” kata Damayanti.

Usaha yang baru berjalan 4 tahun itu, cukup sukses dipasarkan, dirinya mampu meraih omset Rp 2,5 juta perbulannya dengan sekali produksi 15 hingga 20 kilogram.

“Omset sih tidak menentu biasanya dalam sekali produksi hanya Rp 2,5 juta perbulan,” bebernya.

Untuk menjawab permintaan pasar, berbagai kreatifitas perlu ditonjolkan demi menarik perhatian pelanggan, hal itu dilakukan Damayanti, yang menciptakan varian rasa pada produk olahannya, mulai rasa manis hingga gurih.

“Varian rasanya, ada original dan balado, ada juga greentea dan cokelat. Keripik dijual sudah dalam bentuk kemasan seberat 250 gram dengan harga Rp 15 ribu perkemasan,” pungkasnya. (ul)

BERITA TERKINI

REKOMENDASI