Pembelajaran Bahasa Paser di Sekolah Bersifat Parsial

Sun, 30 Oct 2022 19:32:04 | author Simpul Media
Foto: Kepala Disdikbud Paser, Yunus Syam
Foto: Kepala Disdikbud Paser, Yunus Syam

SIMPUL.MEDIA, Paser – Pembelajaran mata pelajaran Mulok bahasa Paser belum 100 persen diterapkan di sekolah. Hal ini tentu menjadi kekhawatiran seiring perkembangan zaman. Lambat laun tak menutup kemungkinan terjadi degradasi bahasa ibu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Paser, Yunus Syam mengatakan kedepan semua sekolah diwajibkan untuk adanya pelajaran Mulok Bahasa Paser.

Dirinya menyebut jumlah penutur bahasa Paser saat ini sekira 200 orang. Hal itu disebabkan berbagai soal seperti pernikahan silang yang membuat bahasa Paser tak lagi digunakan dalam komunikasi keseharian di rumah. Ia tak menampik saat ini terjadi degradasi bahasa daerah.

“Akhirnya bahasa Paser tidak digunakan di rumah, tetapi menggunakan bahasa Indonesia. Sementara kami menginginkan supaya bahasa Paser ini tetap dilestarikan. Penutur bahasa daerah Paser hanya ratusan orang, kami khawatir bisa punah. Makanya harus kita lakukan revitalisasi untuk penggunaan bahasa Paser ini,” kata Yunus dihubungi via seluler, Minggu (30/10/2022).

Dikatakannya penerapan mata pelajaran Mulok Bahasa Paser di sekolah bersifat parsial, belum menyeluruh. Pasalnya, tak semua memahami dan mengalami kesulitan dalam mengajarnya.

“Khusus memang sekolah yang memiliki guru-guru yang penutur asli rata-rata mereka sudah memasukkan muatan lokal,” beber dia.

pihaknya juga telah mengeluarkan edaran penggunaan bahasa Paser saat upacara bendera Senin. Bukan hanya menggunakan bahasa Indonesia, namun juga bahasa Paser.

Ia membocorkan, Desember mendatang bakal dilakukan perubahan nomenklatur di Disdikbud. Dimana terdapat bidang khusus yang menangani kurikulum Mulok menengai daerah.

“Apakah dimulai dari Kebudayaan dulu. Karena bicara tentang kebudayaannya siapapun guru dan bersuku apapun insya Allah bisa mengajarkan tentang budaya Paser ini. Tapi kalau dalam urusan kebahasaanya mau enggak mau kita harus melakukan pelatihan khusus,” tuturnya.

Sebelumnya, salah seorang guru SMP Negeri 1 Long Ikis, Iswanto mengaku bersyukur dengan adanya festival bahasa Ibu yang dilombakan bagi pelajar. Pasalnya, itu wujud nyata dalam melestarikan bahasa daerah agar tak hilang tergerus zaman.

Ia tak menampik terjadi degradasi bahasa daerah bagi anak-anak, begitupun dengan permainan tradisional yang kini jarang dimainkan.

“Permainan tradisional Paser juga kurang kelihatan sekarang. Makanya ini perlu diterapkan di sekolah,” kata Iswanto.

Dirinya menginginkan semua pihak, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) harus terus berupaya melakukan sesuatu untuk melestarikan. Tidak hanya dengan adanya gelaran lomba setahun sekali yang kembali membangkitkan semangat anak-anak untuk mengenal budayanya.

“Untuk menjaga itu semua, saya mengharapkan ada perlombaan yang intens dilaksanakan. Hal itu juga sebagai upaya mengontrol dalam mengembangkan bahasa Paser,” pungkasnya. (ir)

BACA JUGA

News Feed

Perkiraan 7 Anggota DPRD Kaltim Dapil PPU-Paser, PKB Puncaki Klasemen Sementara

SIMPUL.MEDIA, Paser – Perolehan suara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada pemilihan legislatif (Pileg) DPRD Kaltim…

MPC PP Paser Kawal Proses Rekapitulasi Suara Pemilu Diseluruh Kecamatan

SIMPUL.MEDIA, Paser – Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Paser turut serta mengawal…

Berkah Pemilu 2024, Kursi PKB di DPRD Paser Melejit Signifikan

SIMPUL.MEDIA, Paser – Perolehan kursi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pemilu 2024 melejit siginifikan. Untuk diketahui,…

2 Hari Pencarian, Seorang Pria Terjatuh Dari Jembatan Sungai Kandilo Ditemukan Tak Bernyawa

SIMPUL.MEDIA, Paser – Setelah 2 hari pencarian Hairuddin Asfriansyah (23) yang diduga terjatuh di Jembatan…

Pria di Paser Dikabarkan Terjatuh Dari Jembatan Sungai Kandilo, Tujuh Jam Pencarian Belum Ditemukan

SIMPUL.MEDIA, Paser – Seorang warga asal Kelurahan Tanah Grogot, Kecamatan Tanah Grogot, Hairudin Afriansyah (23)…

Rutan Tanah Grogot Maksimalkan Pengamanan WBP Jelang Pemilu 2024

SIMPUL.MEDIA, Paser – Guna kelancaran proses pemilihan umum (Pemilu) 2024, Rumah tahanan (rutan) Tanah Grogot…

Polres Paser Kerahkan 374 Personel Pengamanan Pemilu 2024

SIMPUL.MEDIA, Paser – Pada apel pergeseran pasukan Polres Paser, sebanyak 374 personel bakal dikerahkan dalam…

DPC PUTRI Paser Siap Bantu Kembangkan Wisata di Bumi Daya Taka

SIMPUL.MEDIA, Paser – DPC Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Kabupaten Paser terbentuk untuk periode…

Dampak IKN, Wisatawan di Kaltim capai 8,3 Juta Pengunjung

SIMPUL.MEDIA, Paser – Seiring hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser…

Polres Paser Ringkus Dalang Bisnis Gelap Sabu di Kecamatan Tanah Grogot

SIMPUL.MEDIA, Paser – Polres Paser kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu yang di dalangi…

error: Content is protected !!