Pengembangan UMKM di Tanjung Harapan, Warga Butuh Pelatihan Pasarkan Produk

Selasa,21 Juni 2022 07:51WIB

Lori, salah satu desa di Kecamatan Tanjung Harapan yang warganya aktif membuat olahan makanan rumah tangga. (Media Center Paser)
Lori, salah satu desa di Kecamatan Tanjung Harapan yang warganya aktif membuat olahan makanan rumah tangga. (Media Center Paser)

SIMPUL.MEDIA, Paser – Tak perlu khawatir jika berkunjung ke Kecamatan Tanjung Harapan, khususnya yang hobi mencicipi makanan. Begitu banyak camilan yang dapat memanjakan lidah, bahkan sangat rekomendasi dijadikan oleh-oleh dari Kabupaten Paser. Mulai kerupuk, amplang, abon hingga sambal petis.

Camat Tanjung Harapan, Sudarsono mengatakan warganya yang berada di tujuh desa sangat cekatan, ulet dalam membuat berbagai olahan makanan. Hingga membantu perekonomian keluarga, karena dijual hingga di pusat kota Kabupaten Paser, yakni di Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot.

“Seperti kerupuk udang ada di Desa Tanjung Aru, Labuang Kallo, Selengot dan Desa Lori,” kata Sudarsono, Senin (20/62022).

Masih di Desa Tanjung Aru dikatakan Sudarsono jika juga terdapat warganya yang mahir membuat amplang dan jipang. Begitupun di Desa Selengot dan Labuang Kallo yang dapat dikembangkan itu sambal petis.

“Kemudian di Desa Lori banyak UMKM yang dapat kita bina, selain kerupuk ada juga abon udang,” sambungnya.

Bahkan untuk abon udang dari Desa Lori tahun lalu mengharumkan nama Kabupaten Paser tingkat Kaltim. Pasalnya meraih juara 1 pada Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Namun masih ada yang menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah untuk pengembangan UMKM di Kecamatan Tanjung Harapan. Di antaranya mulai pengurusan Izin Produksi Industri Rumah Tangga (PIRT).

Nantinya kendala itu bakal segera tertangani, seiring adanya bantuan dari pemerintah untuk pembinaan dalam hal untuk mendapatkan PIRT. Kemudian yang harus diperhatikan kemasan produk yang dihasilkan. Sehingga mempunyai nilai lebih di pasaran.

“Serta bagaimana teknis pemasaran, kemudian pelatihan, bagaimana pembinaan dan permodalan. Karena dengan peningkatan UMKM itu harapannya adalah untuk meningkatkan pendapatan keluarga,” terang Sudarsono.

Dikatakan Sudarsono untuk di Kecamatan Tanjung Harapan berdasarkan data terdapat sekira 50 UMKM atau olahan rumah tangga. Sejauh ini untuk pemasarannya masih lingkup Kabupaten Paser.

“Selain di pasarkan desa masing-masing, pemasaran masih berharap dengan Pasar Senaken,” tandasnya. (ir)

BERITA TERKINI

REKOMENDASI