Baku Senggol di Kesuma Bangsa, Pengemudi Dilarikan ke Panglima Sebaya

Jumat,3 Juni 2022 07:17WIB

IMG_20220603_191710

SIMPUL.MEDIA, Paser – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Kabupaten Paser. Kali ini, peristiwa jalanan itu di Jalan Kusuma Bangsa, kilometer 2, Desa Tepian Batang, Kecamatan Tanah Grogot, pada Kamis (2/6/2022), sekira pukul 19.45 WITA.
Hal yang tak terduga di sore hari itu, melibatkan minibus Kijang Innova dengan bus angkutan karyawan tambang batu bara milik PT MHA.

Kanit Laka Satlantas Polres Paser, IPDA Tamrin, menjelaskan Kejadian tersebut mengakibatkan pengemudi minibus mengalami luka-luka.

“Kendaraan yang terlibat, mobil Kijang Inova dengan nomor polisi KT 1483 ZU dan Bus dengan nomor polisi KT 7646 K,” kata Tamrin.

Pihak kepolisian menerangkan, bus yang mengalami kecelakaan tersebut dikendarai oleh Fredi Ahdi Sindi (18), sementara pengemudi Kijang Innova yakni Ahmad Naban (25) yang mengalami luka ringan.

Ia menjelaskan, Innova berwarna putih yang dikendarai Ahmad Naban itu melaju dari arah Kelurahan Tanah Grogot menuju Desa Tepian Batang, yang saat itu hendak menyalip pengemudi sepeda motor.

Namun dari arah berlawanan, Fredi Ahdi Sindi bersama bus yang ia tunggangi dibuat kaget dengan kemunculan kijang Innova yang dikendarai Ahmad Naban yang melaju dengan gagah tepat dihadapannya.

Sehingga tabrakan diantaranya tak terbendung. Hal itu dikarenakan karena kedua kendaraan tak sempat menghindar akibat jarak mobil yang sudah terlalu dekat.

“Kerusakan yang dialami mobil Innova di bagian kanan, sehingga bemper mobil ringsek, dan kendaraan lawannya (bus) rusak di bagian samping kanan dekat ban mobil depan,” jelasnya.

Sementara, luka yang dialami terdapat luka di bagian kepala akibat benturan, sehingga dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan.

Dari dua belah pihak yang bersangkutan, dikatakannya, akan diupayakan untuk mediasi atau upaya mendamaikan dua belah pihak.

“Diupayakan untuk mediasi, dilihat luka yang dialami korban berupa luka ringan,” pungkasnya.

Diketahui kerugian ditaksir akibat kerusakan kendaraan mobil bus dan minibus Innova sebesar Rp 10 juta. (ul)

BERITA TERKINI

REKOMENDASI