Rajendra “Jawara Kasus” Jabat Kepala Kejari Paser

Rabu,23 Maret 2022 02:16WIB

Rajendra_simpul

SIMPUL.MEDIA, Paser Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Paser resmi berganti sejak Selasa (15/3/2022) lalu. Pergantian itu setelah dilakukannya pengambilan sumpah jabatan, pelantikan dan serah terima jabatan yang serentak dilakulan di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim).

Hal itu berdasarkan surat mutasi yang dikeluarkan Jaksa Agung, ST Burhanuddin. Sebelumnya, jabatan pimpinan insan Adhyaksa di Paser dijabat Mochammad Judhy Ismono. Sementara kini diganti oleh Rajendra Dhramalinga Wiritanaya.

Rajendra sendiri merupakan Kepala Kejari Aceh Besar, Provinsi Aceh, sebelumnya. Sementara Judhy kini menjabat sebagai Asisten Intelejen Kejati Bengkulu, Provinsi Bengkulu. Pria berdarah Bali ini dikenal dengan julukan “Jawara Kasus”.

“Alhamdulillah saya mendapat amanah dari pimpinan untuk melaksanakan tugas di Kejaksaan Negeri Paser, mohon dukungan semua pihak,” kata Rajendra saat ditemui di ruangannya.

Rejandra menjelaskan, aktif menjabat dan berkantor di Kejari Paser sejak Kamis (17/3/2022). Ia merupakan pejabat eselon II yang sudah berkarier sejak tahun 1991. Tak ayal, julukan “Jawara Kasus” sudah melekat dengannya lantaran sering menangani kasus tindak pidana khusus.

Bahkan penindakan terhadap sejumlah kasus pidana, khususnya korupsi gencar dilakukan disetiap tempat ia bertugas. Ia sudah berkeliling di 5 pulau dalam melakukan penegakan hukum di Indonesia.

“Sebelum melaksanakan tugas di Kejaksaan Negeri Paser, saya sudah melanglang buana dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia,” ungkapnya.

Beberapa kasus yang ia tindak, salah satunya kasus korupsi Pembangunan Jetty Kuala Krueng Pudeng di Aceh Besar hingga kasus korupsi proyek renovasi gedung RSUD Dr Adjidarmo di Banten 2004 silam.

“Tahun 2004, ketika saya menjabat sebagai Pidsus di Kejari Lebak, Banten, saya berhasil menahan Direktur RSUD, ketua DPRD, dan Wakil Ketua DPRD sana, yang terjerat kasus korupsi. Juga, saat saya menjabat Kajari Aceh Besar, saya selesaikan 2 kasus,” jelasnya.

Rajendra menambahkan dia pernah bertugas di beberapa tempat, dengan berbagai macam jabatan pernah ia duduki. Diantaranya Pidsus di kejaksaan Negeri Kabupaten Lebak, Asisten di Kejaksaan Tinggi NTB, serta Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Aceh Besar.

Kini, ada empat kasus yang di mandatkan Kajari Paser yang lama kepadanya. Ia meminta agar diterima sebagai warga Paser, serta dapat memeberikan kontribusi positif, khususnya membantu dan mendukung kinerja Pemerintah Daerah setempat.

“Kami juga terbuka terkait saran, kritik, demi kemajuan instansi, serta akan selalu memberikan yang terbaik pada masyarakat Kabupaten Paser sesuai dengan tugas , fungsi serta wewenang yang kami miliki,” kata mantan Kajari Aceh Besar itu. (tb)

BERITA TERKINI

REKOMENDASI