Setahun, Ratusan PHK terjadi di Paser

Kamis,24 Maret 2022 08:20WIB

kepala disnakertrans paser

SIMPUL.MEDIA, Paser – – Ratusan orang harus mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) pada tahun lalu, yakni 641 pekerja. Bahkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Paser menyebut 2021 termasuk masa kelam bagi tenaga kerja. Mengingat pada 2020 lalu hanya 560 PHK.

Data itu masih di sektor formal belum yang informal. Dikatakan Kepala Disnakertrans Paser, Madju Simangunsong, PHK ini berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Paser.

“Apalagi adanya Undang-Undang Cipta Kerja atua Omnibus Law, sangat berpengaruh terhadap pekerja,” kata Madju, Kamis (24/3/2022).

Dikatakannya sektor pertambangan yang paling banyak PHK. Dirinya menyebut pada tahun ini ekonomi Kabupaten Paser sedang proses merangkak. Tentu harus ada sektor lain yang dapat dimanfaatkan atau jadi potensi andalan ke depan.

“Selama 2020 dan 2021 juga lowongan kerja di sektor ini terus menurun. Berbanding lurus dengan PHK,” sambungnya.

Sementara untuk Disnakertrans, pada 2022 ini mayoritas membantu mencarikan atau membuka program peningkatan SDM. Berharap menyediakan lowongan kerja rasanya masih minim.

“Kami lebih kearah peningkatan SDM. Seperti BLK dan magang diberbagai tempat,” pungkas Madju. (𝒊𝒓)

BERITA TERKINI

REKOMENDASI