Syarat PCR dan Antigen Dihapus, Tak Pengaruhi Okupansi Hotel Kyriad Sadurengas

Sabtu,26 Maret 2022 01:54WIB

Syarat PCR dan Antigen Dihapus, Tak Pengaruhi Okupansi Hotel Kyriad Sadurengas
Hotel Kyriad Sadurengas

SIMPUL.MEDIA, Paser – Pemilik usaha penginapan atau hotel dapat bernapas lega. Pasalnya, tingkat okupansi atau hunian hotel perlahan mengalami peningkatan, seiring dengan melandainya kasus Covid-19. Apalagi adanya kebijakan penghapusan PCR dan swab antigen bagi pelaku perjalanan dalam negeri.

“Regulasi dari Pemerintah ini cukup berhasil dan berpengaruh pada peningkatan okupansi hotel. Ya, ini sangat membantu,” kata General Manager Hotel Kyriad Sadurengas, Alle Mahrus, Sabtu (26/3/2022).

Meningkatnya hunian hotel dirinya menyebut memang setiap tahun telah menjadi tren. Di mana awal tahun selalu alami penurunan, namun begitu memasuki triwulan kedua perlahan-lahan okupansi alami peningkatan.

“Secara grafik awal tahun tren masih tiarap diawal tahun. Semester kedua meningkat. Memang dari tahun ke tahun seperti itu. Termasuk di Januari lalu kami hunian menurun, Februari mulai dan Maret mulai meningkat. Mungkin akan turun lagi di periode Ramadan ini,” jelasnya.

Seiring pandemi Covid-19 selama 2 tahun ini, ia mengungkapkan sangat berpengaruh dengan okupansi hotel. Terlebih banyaknya kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat. Namun untuk di Paser dirinya menyebut tak seperti daerah-daerah lain. Terlebih hotel yang memiliki 148 kamar dan berlokasi di Jalan Kesuma Bangsa, Kilometer 5 Kecamatan Tanah Grogot ini segmennya pada pelaku bisnis.

“Hotel ini segmennya murni corporate (perusahaan, pelaku bisnis, Red), government (pemerintah, Red) dan domestik. Mungkin efeknya tidak separah di Bali sangat terdampak. Tapi untuk di Paser awalnya memang sangat berpengaruh. Namun karena fokus kami government, corporate dan domestik ya berpengaruh tapi tidak parah,” pungkasnya. (ir)

BERITA TERKINI

REKOMENDASI