Tajak Sumur Kinanti 3 Blok Pasir Diresmikan, Bupati Paser Minta PPRL Libatkan Masyarakat

Rabu,5 Oktober 2022 07:42WIB

Prosesi Peresmian Tajak Sumur Kinanti 3 (Foto; Ng/Simpul Media)
Prosesi Peresmian Tajak Sumur Kinanti 3 (Foto; Ng/Simpul Media)

SIMPUL.MEDIA, Paser – Sumur Kinanti 3 Blok Pasir garapan Pasir Petroleum Resources Limited (PPRL) naungan SKK-Migas perwakilan Kalimantan Sulawesi (Kalsul) di Desa Pasir Belengkong, Kecamatan Pasir Belengkong diresmikan Bupati Paser, Fahmi Fadli, Rabu (5/10/2022).

Peresmian tempat pemboran untuk mendapatkan hidrokarbon minyak bumi itu, guna mengembangkan hasil temuan PPRL di Blok Pasir dalam meningkatkan produksi minyak milik negara di Kabupaten Paser.

“Proses persiapan sudah dilaksanakan dan dalam beberapa hari kedepan Sumur Kinanti 3 siap ditajak,” jelas General Manager PPRL, Emmanuel Bayu.

Ia menambahkan, matangnya proses persiapan hingga akan dilangsungkan pemboran dinilai sangat lancar setelah mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser dan jajarannya bahkan hingga di tingkat Desa.

Dengan hadirnya Sumur Kinanti 3 ini dipastikan berdampak pada terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat khususnya warga Kecamatan Pasir Belengkong. Pihaknya berharap dari hasil bumi yang diambil dapat mempertahankan kebutuhan energi negara.

π‘ƒπ‘’π‘›π‘–π‘›π‘—π‘Žπ‘’π‘Žπ‘› π‘™π‘œπ‘˜π‘Žπ‘ π‘– π‘†π‘’π‘šπ‘’π‘Ÿ πΎπ‘–π‘›π‘Žπ‘›π‘‘π‘– 3

“Kita harapkan hasil dari sumur ini dapat memenuhi kebutuhan negara ditengah krisisnya energi,” tambah Bayu.

Sementara Kepala Operasi SKK Migas perwakilan Kalimantan Sulawesi (Kalsul), Roy Widhiyarta menjelaskan, Blok Pasir berdiri sejak 2009 dan memiliki 1 sumur yakni Sumur Kinanti 1 yang sudah dieksplorasi secara perdana pada 2014 lalu.

Namun, sejak eksplorasi pertama baru berproduksi pada Januari 2022 dengan hasil 300 barel minyak per hari. Dengan hadirnya Sumur Kinanti 3 ini, ia menargetkan dapat meningkatkan produksi menjadi 600 barel minyak per hari.

“Saat ini produksi 300 barel minyak per hari dan dibawa dari PPRL ke Terminal Lawe Lawe di Penajam setiap. Lalu seminggu sekali di Lifting ke RU V Pertamina untuk mensuplai ke RU V Balikpapan,” kata Roy.

Menanggapi hal itu, Fahmi meyakini aktifitas ekplorasi PPRL membuka peluang bagi usaha kecil dan koperasi sebagai pemasok bahan baku sehingga langsung berdampak pada meningkatnya perekonomian masyarakat sekitar.

“Kami juga mengharapkan dengan hadirnya PPRL dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Bukan hanya dalam bentuk CSR namun juga terbukanya lapangan pekerjaan,” tandasnya. (ng)

BERITA TERKINI

REKOMENDASI